Senin - Jum'at : 07.15 - 16.00

Berita

Youth Leadership Camp 2026: Menumbuhkan Pemimpin Muda yang Tangguh, Kreatif, dan Berintegritas

Belajar memimpin melalui pengalaman, kolaborasi, refleksi, dan tantangan di alam terbuka

Sebanyak 90 peserta terpilih mengikuti Youth Leadership Camp (YLC) 2026 yang diselenggarakan SMA Plus Pembangunan Jaya pada 7–8 Agustus 2026 di Sentul Eco Edu Tourism Park, Bogor. Selama dua hari, peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, membangun karakter, memperkuat kerja sama, serta mempersiapkan mereka menjadi pemimpin muda yang adaptif dan bertanggung jawab.

Kegiatan dimulai pada Jumat, 7 Agustus 2026, dengan briefing dan persiapan keberangkatan di sekolah. Setelah tiba di lokasi, peserta mengikuti apel pembukaan.

Suasana kegiatan kemudian semakin dinamis melalui berbagai leadership games, seperti Maze Drawing, Water Relay, Hanging Up, Protect the Candle, dan Pingpong Tali. Beragam permainan tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk belajar berkomunikasi, berkolaborasi, menyusun strategi, dan menghadapi tantangan bersama.

Setelah sesi permainan, peserta mendapatkan materi “A Growth Mindset for Leaders” yang disampaikan oleh Dra. Indira Sunito, M.Psi. Sesi berikutnya membahas “Organizational Culture Building: Menata Nilai Integritas, Ritme, dan Semangat OSIS” bersama Lily Endang Wulansari, M.Pd.

Pembelajaran kepemimpinan kemudian diarahkan pada pemahaman organisasi melalui sesi Sosialisasi Program dan Peran OSIS dan MPK yang disampaikan oleh Ketua dan Wakil OSIS-MPK. Pada malam hari, peserta mengikuti materi “Teknik Persidangan: Merumuskan Argumen, Membangun Keputusan” bersama Gammal Abdul Nasser, M.Pd. Rangkaian hari pertama ditutup dengan api unggun dan penampilan di area perkemahan.

Memasuki hari kedua, Sabtu, 8 Agustus 2026, peserta mengawali pagi dengan ibadah dan tracking pagi di sekitar area perkemahan. Aktivitas tersebut memberikan pengalaman belajar yang berbeda sekaligus menguji kesiapan, ketahanan, dan kekompakan peserta.

Setelah itu, peserta kembali mengikuti rangkaian materi kepemimpinan. Sesi “Decision Making: Human and AI” menghadirkan dosen dari BINUS University, Bapak Stefanus Benhard. Dilanjutkan dengan materi “Public Speaking Skill” bersama dosen dari UPH, Ibu Carly Stiana Sumampouw dan Ibu Marsefio Sevyone Luhukay. Kedua materi tersebut membekali peserta dengan kemampuan mengambil keputusan secara bijak serta menyampaikan gagasan dengan percaya diri.

Rangkaian pembelajaran ditutup dengan materi “Creative Leadership: Fleksibel dan Tangguh” yang disampaikan oleh Dika Anggriawan, M.Pd. Materi ini menjadi penutup pembelajaran sekaligus menguatkan pentingnya kemampuan beradaptasi dan ketangguhan dalam menghadapi perubahan.

Lebih dari sekadar kegiatan di luar sekolah, Youth Leadership Camp 2026 menjadi ruang bagi peserta untuk belajar bahwa kepemimpinan dibangun melalui proses. Dari permainan dan kerja sama tim, peserta belajar menghadapi tantangan; dari sesi materi, mereka memperluas wawasan; sementara dari pengalaman hidup bersama selama dua hari, mereka belajar mengenai tanggung jawab, komunikasi, kemandirian, dan kepedulian terhadap sesama.

Melalui pengalaman tersebut, YLC 2026 diharapkan dapat menumbuhkan generasi muda yang tidak hanya mampu memimpin, tetapi juga memiliki integritas, pola pikir bertumbuh, kemampuan mengambil keputusan, keterampilan berkomunikasi, kreativitas, serta ketangguhan dalam menghadapi perubahan. Karena pemimpin masa depan bukan hanya mereka yang mampu berada di depan, tetapi mereka yang mampu mengajak, bekerja sama, beradaptasi, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan di sekitarnya.