Belajar Sambil Berpetualang di Kebun Teh Wonosari Malang
Sidoarjo -
Sejatinya pembelajaran bisa dilakukan di mana saja. Hal itu seperti yang
dilakukan oleh SD Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo melalui kegiatan Field Trip ke
Kebun Teh Wonosari, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, pada 27–28 Oktober
2026.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa kelas 1 hingga
kelas 6 ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam menghadirkan pengalaman
belajar secara langsung di luar lingkungan kelas. Melalui kegiatan tersebut,
siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga kesempatan untuk
mengeksplorasi lingkungan, mencoba berbagai aktivitas seru, serta belajar
melalui pengalaman nyata.
Pelaksanaan Field
Trip dibagi menjadi dua hari. Pada Selasa (27/10) kegiatan diikuti oleh siswa
kelas 4, 5, dan 6. Sementara itu, pada Rabu (28/10) giliran siswa kelas 1, 2,
dan 3 yang mengikuti kegiatan serupa.
Setibanya di
lokasi, siswa diajak mengikuti berbagai permainan yang mengasah kekompakan,
keberanian, dan kerja sama. Beragam aktivitas dilakukan di area lapangan, mulai
dari permainan estafet bangku hingga mencoba wahana flying fox. Melalui
permainan tersebut, siswa mendapatkan kesempatan untuk menantang diri,
membangun kepercayaan diri, serta belajar bekerja sama dengan teman-temannya.
Keseruan
berlanjut dengan berkeliling kawasan perkebunan menggunakan kereta kelinci.
Dalam perjalanan ini, siswa dapat menikmati suasana perkebunan teh yang hijau
dan asri sekaligus mengenal lingkungan alam secara lebih dekat.
Tak hanya bermain
dan menikmati pemandangan, siswa juga mendapatkan pengalaman edukatif melalui
tur pabrik pengolahan teh. Mereka diajak melihat secara langsung proses
pengolahan daun teh, mulai dari tahap pelayuan hingga menuju gudang
penyimpanan. Pengalaman ini memberikan gambaran nyata kepada siswa mengenai
proses pengolahan teh yang selama ini mungkin hanya mereka ketahui melalui buku
atau penjelasan di dalam kelas.
Sebagai penutup
rangkaian kegiatan, siswa menikmati momen kebersamaan dengan berenang.
Aktivitas ini menjadi salah satu bagian yang paling dinantikan setelah
mengikuti berbagai kegiatan sepanjang hari.
Lebih dari
sekadar kegiatan rekreasi, Field Trip ini dirancang untuk mengembangkan
karakter dan keterampilan sosial siswa. Melalui berbagai aktivitas yang
dilakukan, siswa didorong untuk berani mencoba hal baru, memiliki rasa tanggung
jawab, serta belajar mandiri dalam menghadapi berbagai situasi.
Kegiatan ini
sejalan dengan semangat pembelajaran Learning by Doing, yakni belajar melalui
pengalaman dan keterlibatan secara langsung. Dengan demikian, siswa tidak hanya
memperoleh pengetahuan dari materi pembelajaran di kelas, tetapi juga dapat
menghubungkannya dengan kondisi nyata di lingkungan sekitar.
Sebab, belajar
bukan hanya tentang apa yang didapatkan di dalam kelas, tetapi juga tentang
setiap pengalaman, keberanian mencoba, dan cerita berharga yang dibawa pulang.
(Alfi_Tim Humas SDPJ2)