Peringati Hari Santri Nasional, Tanamkan Nilai Agama dan Karakter
Sidoarjo - SD
Pembangunan Jaya Sidoarjo memperingati Hari Santri Nasional 2026 melalui
kegiatan pembinaan keagamaan pada Jumat (23/10). Kegiatan yang berlangsung
pukul 07.00–08.30 WIB ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam menanamkan
nilai-nilai keagamaan sekaligus membentuk karakter peserta didik.
Kegiatan
dilaksanakan secara terpisah sesuai agama masing-masing siswa. Siswa beragama
Islam mengikuti pembinaan keagamaan di Aula Lantai 3 SD Pembangunan Jaya Sidoarjo,
sedangkan siswa beragama Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha mengikuti kegiatan
di ruang agama masing-masing. Dalam suasana peringatan Hari Santri Nasional,
siswa Muslim mengenakan busana muslim bernuansa putih, sementara siswa beragama
lain mengenakan pakaian bebas, rapi, dan sesuai dengan ketentuan agama
masing-masing.
Sebagai sekolah
multikultural, SD Pembangunan Jaya Sidoarjo memberikan ruang bagi seluruh
peserta didik untuk menjalankan dan memperdalam ajaran agama masing-masing.
Keberagaman ini menjadi bagian penting dalam lingkungan pembelajaran yang
menanamkan sikap toleransi, saling menghormati, serta menghargai perbedaan.
Sekolah juga meyakini bahwa pendidikan akademis perlu berjalan beriringan
dengan pembentukan karakter dan budi pekerti luhur agar siswa tumbuh menjadi
generasi yang berakhlak baik, mandiri, dan cinta tanah air.
Rangkaian
kegiatan diawali dengan sambutan Kepala SD Pembangunan Jaya 2, Ririn
Indriyanti. Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan tim banjari SDPJ
Sidoarjo dan tausiah mengenai Hari Santri Nasional yang disampaikan oleh guru
Pendidikan Agama Islam, Saiful Bahri.
Melalui kegiatan
tersebut, siswa diajak memahami pentingnya nilai-nilai keagamaan dalam
kehidupan sehari-hari. Selain memperkuat pemahaman agama, kegiatan ini juga
menjadi sarana untuk menumbuhkan kedisiplinan, kemandirian, dan kepedulian
terhadap sesama.
Setelah pembinaan
keagamaan selesai, siswa kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar sesuai
jadwal. Peringatan Hari Santri Nasional ini diharapkan menjadi momentum bagi
seluruh peserta didik untuk mengamalkan nilai-nilai kebaikan sekaligus
membangun kehidupan sekolah yang harmonis di tengah keberagaman. (Alfi_Tim
Humas SDPJ2)