Ayo Belajar Demokrasi Lewat Pemilu Raya
image image Belajar Demokrasi Lewat Pemilu Raya
SIDOARJO - Suasana kantin di SD Pembangunan Jaya Sidoarjo berubah layaknya tempat pemungutan suara (TPS). Kotak suara, bilik pencoblosan, daftar pemilih, hingga proses penghitungan suara menjadi bagian dari pengalaman belajar siswa kelas VI dalam kegiatan Pemilu Raya yang digelar pada Jumat (24/7). Melalui simulasi tersebut, siswa tidak hanya mengenal proses demokrasi, tetapi juga mempraktikkan nilai-nilai Pancasila secara langsung.
Kegiatan Smart Curriculum (Smartcur) ini mengintegrasikan tiga mata pelajaran sekaligus. Diantaranya Bahasa Indonesia, Pendidikan Pancasila, dan Matematika. Pembelajaran dirancang dalam satu rangkaian proyek yang memberikan pengalaman nyata kepada siswa.
Pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, siswa menyusun sekaligus mempresentasikan teks deskripsi mengenai profil serta visi-misi calon ketua kelas. Sementara itu, pada Pendidikan Pancasila, siswa menerapkan nilai-nilai Pancasila melalui proses pemilihan yang menjunjung kejujuran, keadilan, musyawarah, serta sikap menghargai perbedaan pilihan. Adapun pada mata pelajaran Matematika, siswa mengumpulkan hasil perolehan suara untuk kemudian mengolahnya menjadi diagram batang sebagai bentuk penyajian data.
Melalui kegiatan ini, siswa diajak memahami bahwa demokrasi bukan sekadar memilih pemimpin, melainkan juga membangun karakter sebagai warga negara yang bertanggung jawab. Mereka belajar menyampaikan gagasan, menghargai pendapat orang lain, serta menerima hasil pemilihan dengan sikap sportif.
Guru memanfaatkan kegiatan ini sebagai pembelajaran kontekstual yang menghubungkan materi pelajaran dengan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, siswa tidak hanya memahami konsep secara teori, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam menerapkan nilai-nilai demokrasi, berpikir kritis, berkomunikasi, serta mengolah data secara sistematis.
Melalui Pemilu Raya mengartikan bahwa SD Pembangunan Jaya Sidoarjo menghadirkan pembelajaran yang bermakna sekaligus menyenangkan. Integrasi berbagai mata pelajaran dalam Smart Curriculum menjadi upaya sekolah membentuk peserta didik yang berkarakter Pancasila, komunikatif, dan mampu mengambil keputusan secara jujur, adil, serta bertanggung jawab. (Alfi_Tim Humas SDPJ Sidoarjo)